;

Minggu, 29 Maret 2015

wew

Minggu, 29 Maret 2015


  • At last , sleep well friends 
  • Sleep Well (part 3)

    Mimpi ini semakin dekat, tahap demi tahap sudah dilakukan, sekarang saatnya merancang agar kamar dapat diatur dengan menggunakan smartphone. Ide yang kami miliki adalah menggunakan ilmu yang sudah dipelajari selama ini yaitu output menggunakan LCD LED dan ilmu yang baru dipelajari khusus untuk output kali ini yaitu Speaker. 
    Seperti biasa peralatan disiapkan , alatnya antara lain :
    • LCD
    • LED
    • Breadboard
    • Jumper Wire
    • Arduino
    • HC-05
    • Potensiometer
    Kemudian kami merancang rangkaian utama yang akan dibuat, rangkaian utama tersebut dapat dilihat pada skema fritzing berikut ini
    image
    Nah, kemudian untuk mewujudkan rangkaian tersebut maka kami harus mencoba satu persatu pengaturan output menggunakan bluetooth pada LED, LCD dan Speaker

    Pada LED

    Percobaan untuk output LED sudah dilakukan pada post sebelumnya. 

    Pada LCD

    Percobaan pada LCD ini kami lakukan dengan menghubungkan antara pin-pin digital yang digunakan LCD dengan Arduino, kemudian mengatur agar pin-pin tersebut dapat diatur dengan bluetooth(untuk melihat prinsip pengaturan bluetooth lihat posting sebelumnya tentang HC-05)
    Percobaan ini sukses, hasilnya dapat dilihat pada video berikut ini.
    rangkaian percobaan ini kurang lebih seperti ini. (percobaan ini dilakukan berulang kali mengingat kerumitan yang disebabkan karena banyaknya penggunaan pin pada LCD
    image

    Pada Speaker

    Percobaan pada speaker ini kami lakukan dengan menghubungkan antara pin speker dengan arduino. Sama halnya dengan LCD, akan tetapi untuk percobaan dengan speaker lebih simple. Percobaan ini sedikit mengalami kesulitan karena pengaturan pin yang menghasilkan suara sama dengan PIN LCD. 
    image
    Percobaan ini berhasil, tapi sayang sekali untuk dokumentasi khusus percobaan ini luput. Tapi percobaan total juga akan menampilkan lagu little star kok. so slow down there. 

    Put it all together

    Berikut ini kode yang digunakan untuk seluruh percobaan ini, baik yang sebagian maupun secara keseluruhan. Kode berikut merupakan versi final , karena sebelumnya sudah berkali kali mengalami trial and error. 
    123456789101112131415161718192021222324252627282930313233343536373839404142434445464748495051525354555657585960616263646566676869707172737475767778798081828384858687888990919293949596979899100101102103104105106107108109110111112113114115116117118119120121122123124125126127128129130131132133134135136137138139140141142143144145146147148149150151152153154155156157158159160161162163164165166167168169170171172173174175176177178179180181182183184185186187188189190191192193194195196197198199200201202203204205206207208209210211
    /*
    PROJECT: ArduDroid
    PROGRAMMER: Hazim Bitar (techbitar at gmail dot com)
    DATE: Oct 31, 2013
    FILE: ardudroid.ino
    LICENSE: Public domain
    diedit pada tanggal : 24-03-2014 / 28-04-2014
    */
     
    #include <LiquidCrystal.h>;
     
    LiquidCrystal lcd(12, 11, 5, 4, 3, 2);
     
    #define START_CMD_CHAR '*'
    #define END_CMD_CHAR '#'
    #define DIV_CMD_CHAR '|'
    #define CMD_DIGITALWRITE 10
    #define CMD_ANALOGWRITE 11
    #define CMD_TEXT 12
    #define CMD_READ_ARDUDROID 13
    #define MAX_COMMAND 20 // max command number code. used for error checking.
    #define MIN_COMMAND 10 // minimum command number code. used for error checking.
    #define IN_STRING_LENGHT 40
    #define MAX_ANALOGWRITE 255
    #define PIN_HIGH 3
    #define PIN_LOW 2
     
    String inText;
    const int speakerPin = 8; // mengkoneksikan PIN speker pada PIN 8
    char noteNames[] = {'C','D','E','F','G','a','b'};
    unsigned int frequencies[] = {262,294,330,349,392,440,494};
    const byte noteCount = sizeof(noteNames); // nomor ukuran note (7 here)
    //notes, a space represents a rest
    char score[] = "CCGGaaGFFEEDDC GGFFEEDGGFFEED CCGGaaGFFEEDDC";
    const byte scoreLen = sizeof(score); //jumlah note yang ada pada score
    boolean isPlay=false;
    byte beats[scoreLen] = {1,1,1,1,1,1,2, 1,1,1,1,1,1,2,1,
    1,1,1,1,1,1,2, 1,1,1,1,1,1,2,1,
    1,1,1,1,1,1,2, 1,1,1,1,1,1,2};
    byte beat = 180; // bits per menit
    unsigned int speed = 30000 / beat; // waktu yang digunakan untuk melakukan sekali beats
     
     
    void setup() {
    Serial.begin(9600);
    Serial.println("ArduDroid 0.12 Alpha by TechBitar (2013)");
    Serial.flush();
    lcd.begin(16, 2);
    lcd.print("Hello");
    pinMode(speakerPin, OUTPUT);
    }
     
    void loop()
    {
    Serial.flush();
    int ard_command = 0;
    int pin_num = 0;
    int pin_value = 0;
    char get_char = ' '; //membaca nilai serial
    if(isPlay){
    loopsong();
    isPlay=false;
    }
     
    //Menunggu data masukan
    if (Serial.available() < 1) return; // if serial empty, return to loop().
     
    // melakukan pemilihan data masukan
    get_char = Serial.read();
    if (get_char != START_CMD_CHAR) return; // if no command start flag, return to loop().
     
    // memilih tipe data masukan
    ard_command = Serial.parseInt(); // read the command
    // parse incoming pin# and value
    pin_num = Serial.parseInt(); // read the pin
    pin_value = Serial.parseInt(); // read the value
     
    // 1) Mendapatkan perintah berupa text
    if (ard_command == CMD_TEXT){
    inText =""; //clears variable for new input
    while (Serial.available()) {
    char c = Serial.read(); //Membaca satu byte dari serial
    delay(5);
    if (c == END_CMD_CHAR) { // Mengakhiri pembacaan
    lcd.clear(); //menghapus seluruh tulisan pada LCD
    lcd.setCursor(0,0); // meletakkan cursor pada koordinat 0,0
    lcd.print(inText); // mencetak text masukan
    break;
    }
    else {
    if (c != DIV_CMD_CHAR) {
    inText += c;
    delay(5);
    }
    }
    }
    }
     
    // 2) Membaca masukan data digital
    if (ard_command == CMD_DIGITALWRITE){
    if (pin_value == PIN_LOW) pin_value = LOW;
    else if (pin_value == PIN_HIGH) pin_value = HIGH;
    else return;
    return; // Kembali ke loop utama jika tidak ada masukan data
    }
     
    // 3) Membaca masukan data analog
    if (ard_command == CMD_ANALOGWRITE) {
    analogWrite( pin_num, pin_value );
    return;
    }
     
    // 4)Mengirim data ke ardudroid
    if (ard_command == CMD_READ_ARDUDROID) {
    Serial.print(" Analog 0 = ");
    Serial.println(analogRead(A0)); // contoh : mengirimkan data pembacaan pin analog 0
    return; // kembali ke loop utama
    }
    }
     
    // 2a) mengubah nilai pin digital
    void set_digitalwrite(int pin_num, int pin_value)
    {
    switch (pin_num) {
    case 13:
    pinMode(13, OUTPUT);
    digitalWrite(13, pin_value);
    break;
    case 12:
    pinMode(12, OUTPUT);
    digitalWrite(12, pin_value);
    break;
    case 11:
    pinMode(11, OUTPUT);
    digitalWrite(11, pin_value);
    break;
    case 10:
    pinMode(10, OUTPUT);
    digitalWrite(10, pin_value);
    break;
    case 9:
    pinMode(9, OUTPUT);
    digitalWrite(9, pin_value);
    break;
    isPlay=false; // untuk mengubah state memainkan lagu
    case 8:
    pinMode(8, OUTPUT);
    digitalWrite(8, pin_value);
    isPlay=true;
    break;
    case 7:
    pinMode(7, OUTPUT);
    digitalWrite(7, pin_value);
    break;
    case 6:
    pinMode(6, OUTPUT);
    digitalWrite(6, pin_value);
    break;
    case 5:
    pinMode(5, OUTPUT);
    digitalWrite(5, pin_value);
    break;
    case 4:
    pinMode(4, OUTPUT);
    digitalWrite(4, pin_value);
    break;
    case 3:
    pinMode(3, OUTPUT);
    digitalWrite(3, pin_value);
    break;
    case 2:
    pinMode(2, OUTPUT);
    digitalWrite(2, pin_value);
     
    break;
    }
    }
    //fungsi untuk memainkan note yang didefinisikan
    void playNote(char note, int duration)
     
    {
    // mencocokkan nama note dan memainnkannya jika terdefinisi
    for (int i = 0; i < noteCount; i++)
    {
    if (noteNames[i] == note)
    tone(speakerPin, frequencies[i], duration);
    }
    //
    delay(duration);
    }
     
    //fungsi untuk melakukan perulangan musik yang dimainkan
    void loopsong(){
     
    for (int i = 0; i < scoreLen; i++)
    {
    int duration = beats[i] * speed; // menggunkan perbandingan beats yang telah didefinisikan
    playNote(score[i], duration); // memainkan note
    }
    delay(4000); // waktu yang ditentukan untuk menunggu perulangan
     
    }
     
    view rawardudroid.ino hosted with ❤ by GitHub

    Packaging

    Setelah semua fungsional siap, saatnya membuat semua tampak lebih berseni. akan sulit untuk tidur jika tampilannya masih dalam breadboard, maka dibuatlah lampion dengan tiga LED, dan dibuat kotak dengan LCD dan speaker
    image
    (gambar pembuatan kotak rangkaian, yang merah itu gambar lampion awal)image
    (gambar LED siap dimasukkan ke lampion)
    image
    (gambar rangka lampion)
    dan hasil akhir proyek ini adalah satu set alat yang siap diperagakan
    image
    (gambar hasil akhir)
  • Sleep Well (part 2)

    Untuk mendekati mimpi, untuk tidur dengan pulas, untuk mengatur ruangan melalui HP untuk hidup lebih hidup. Maka percobaan keduapun dimulai 
    Kali ini tujuan percobaannya adalah untuk dapat mengatur beberapa alat. Outpur yang akan diatur pada percobaan kali ini masih berupa LED. akan tetapi LED yang diatur adalah dua buah LED yang berbeda. 
    Persiapan alat yang dibutuhkan adalah : 
    • Arduino Uno
    • Jumper Wire
    • LED Merah
    • LEB Biru
    • Resistor 1KOhm 2 buah
    • HC-05
    Kemudian diatur sedemikian hingga menjadi rangkaian berikut 
    image
    Berbeda dengan percobaan pertama, pada percobaan ini untuk dapat mengatur beberapa PIN harus digunakan aplikasi android yang berbeda, awalnya kami berprasangka harus membuat program apk sendiri, tapi thanks to TechBitar ( Hazim Bitar ) for your helpfull aplication. I really am apreciate your work man. 
    Tampilan aplikasi tersebut dapat dilihat pada bagian berikut ini. 
    image
    Untuk program yang dituliskan pada arduinonya sendiri dapat dilihat disini . Program ini perlu sedikit diatur agar dapat menyesuaikan keinginan kami, tapi untuk percobaan kali ini, karena sudah tersedia fitur pengaturan sinyal digital jadi belum perlu diaubah .
    123456789101112131415161718192021222324252627282930313233343536373839404142434445464748495051525354555657585960616263646566676869707172737475767778798081828384858687888990919293949596979899100101102103104105106107108109110111112113114115116117118119120121122123124125126127128129130131132133134135136137138139140141142143144145146147148149150151152153154155156157158159160161162163164165166167168169
    /*
    PROJECT: ArduDroid
    PROGRAMMER: Hazim Bitar (techbitar at gmail dot com)
    DATE: Oct 31, 2013
    FILE: ardudroid.ino
    LICENSE: Public domain
    diedit pada tanggal : 24-03-2014 / 28-04-2014
    */
     
    #include <LiquidCrystal.h>;
     
    LiquidCrystal lcd(12, 11, 5, 4, 3, 2);
     
    #define START_CMD_CHAR '*'
    #define END_CMD_CHAR '#'
    #define DIV_CMD_CHAR '|'
    #define CMD_DIGITALWRITE 10
    #define CMD_ANALOGWRITE 11
    #define CMD_TEXT 12
    #define CMD_READ_ARDUDROID 13
    #define MAX_COMMAND 20 // max command number code. used for error checking.
    #define MIN_COMMAND 10 // minimum command number code. used for error checking.
    #define IN_STRING_LENGHT 40
    #define MAX_ANALOGWRITE 255
    #define PIN_HIGH 3
    #define PIN_LOW 2
     
    String inText;
     
    void setup() {
    Serial.begin(9600);
    Serial.println("ArduDroid 0.12 Alpha by TechBitar (2013)");
    Serial.flush();
    }
     
    void loop()
    {
    Serial.flush();
    int ard_command = 0;
    int pin_num = 0;
    int pin_value = 0;
    char get_char = ' '; //membaca nilai serial
    if(isPlay){
    loopsong();
    isPlay=false;
    }
     
    //Menunggu data masukan
    if (Serial.available() < 1) return; // if serial empty, return to loop().
     
    // melakukan pemilihan data masukan
    get_char = Serial.read();
    if (get_char != START_CMD_CHAR) return; // if no command start flag, return to loop().
     
    // memilih tipe data masukan
    ard_command = Serial.parseInt(); // read the command
    // parse incoming pin# and value
    pin_num = Serial.parseInt(); // read the pin
    pin_value = Serial.parseInt(); // read the value
     
    // 1) Mendapatkan perintah berupa text
    if (ard_command == CMD_TEXT){
    inText =""; //clears variable for new input
    while (Serial.available()) {
    char c = Serial.read(); //Membaca satu byte dari serial
    delay(5);
    if (c == END_CMD_CHAR) { // Mengakhiri pembacaan
    lcd.clear(); //menghapus seluruh tulisan pada LCD
    lcd.setCursor(0,0); // meletakkan cursor pada koordinat 0,0
    lcd.print(inText); // mencetak text masukan
    break;
    }
    else {
    if (c != DIV_CMD_CHAR) {
    inText += c;
    delay(5);
    }
    }
    }
    }
     
    // 2) Membaca masukan data digital
    if (ard_command == CMD_DIGITALWRITE){
    if (pin_value == PIN_LOW) pin_value = LOW;
    else if (pin_value == PIN_HIGH) pin_value = HIGH;
    else return;
    return; // Kembali ke loop utama jika tidak ada masukan data
    }
     
    // 3) Membaca masukan data analog
    if (ard_command == CMD_ANALOGWRITE) {
    analogWrite( pin_num, pin_value );
    return;
    }
     
    // 4)Mengirim data ke ardudroid
    if (ard_command == CMD_READ_ARDUDROID) {
    Serial.print(" Analog 0 = ");
    Serial.println(analogRead(A0)); // contoh : mengirimkan data pembacaan pin analog 0
    return; // kembali ke loop utama
    }
    }
     
    // 2a) mengubah nilai pin digital
    void set_digitalwrite(int pin_num, int pin_value)
    {
    switch (pin_num) {
    case 13:
    pinMode(13, OUTPUT);
    digitalWrite(13, pin_value);
    break;
    case 12:
    pinMode(12, OUTPUT);
    digitalWrite(12, pin_value);
    break;
    case 11:
    pinMode(11, OUTPUT);
    digitalWrite(11, pin_value);
    break;
    case 10:
    pinMode(10, OUTPUT);
    digitalWrite(10, pin_value);
    break;
    case 9:
    pinMode(9, OUTPUT);
    digitalWrite(9, pin_value);
    break;
    case 8:
    pinMode(8, OUTPUT);
    digitalWrite(8, pin_value);
    isPlay=true;
    break;
    case 7:
    pinMode(7, OUTPUT);
    digitalWrite(7, pin_value);
    break;
    case 6:
    pinMode(6, OUTPUT);
    digitalWrite(6, pin_value);
    break;
    case 5:
    pinMode(5, OUTPUT);
    digitalWrite(5, pin_value);
    break;
    case 4:
    pinMode(4, OUTPUT);
    digitalWrite(4, pin_value);
    break;
    case 3:
    pinMode(3, OUTPUT);
    digitalWrite(3, pin_value);
    break;
    case 2:
    pinMode(2, OUTPUT);
    digitalWrite(2, pin_value);
     
    break;
    }
    }
     
    view rawardudroid1.ino hosted with ❤ by GitHub
    nah, untuk demonya sendiri kami membuat video dokumentasi yang berada pada url ini :
    Setelah selesai percobaan ini, dilanjutkan dengan pembuatan cover lampu, agar tidur lebih nyenyak , dokumentasi kegiatan kali ini dapat dilihat dibawah ini
    image
    nyala lampunya itu loh, romantis
    image
    rangka untuk lampion LED ini
    image
    Siap untuk dibungkus
    image
    kupotong sama panjang, kuraut dan kutimbang dengan benang, kujadian ….
  • Mengkoneksikan mimpi dengan HC-05

    HC-05 merupakan sebuah modul bluetooth yang sangat mudah digunakan. Pada percobaan sebelumnya sudah dijelaskan bagaimana kami berhasil menghidupkan sebuah LED yang mati dengan menggunakan Smartphone berbasis Android. Untuk mengenal HC-05 dengan lebih baik, silakan amati tulisan dibawah ini .
    Penampang : 
    Fitur Hardware :
    • Typical -80dBm sensitivity 
    • Up to +4dBm RF transmit power 
    • Low Power 1.8V Operation ,1.8 to 3.6V I/O 
    • PIO control
    • UART interface with programmable baud rate 
    • With integrated antenna 
    • With edge connector
    Fitur Softwareyang didukung :
    • Default Baud rate: 38400, Data bits:8, Stop bit:1,Parity:No parity, Data control: has.
    • Supported baud rate: 9600,19200,38400,57600,115200,230400,460800. 
    • Given a rising pulse in PIO0, device will be disconnected. 
    • Status instruction port PIO1: low-disconnected, high-connected; 
    • PIO10 and PIO11 can be connected to red and blue led 
    • Auto-connect to the last device on power as default. 
    • Permit pairing device to connect as default. 
    • Auto-pairing PINCODE:”0000” as default 
    • Auto-reconnect in 30 min when disconnected as a result of beyond the range of connection.
    Cara Kerja :
    Dengan menghubungkan antara HC-05 dengan Arduino, yaitu port RxD arduino ke port TX HC-05 dan port TxD arduino ke port RX HC-05 maka secara otomatis sifat seluruh PIN input di arduino dapat diatur dengan memberikan perintah langsung pada bluetooth. 
    Sumber : 
  • Sleep well (part 1)

    Bayangkan segala benda elektronik yang ada dikamarmu dapat kau atur hanya dengan menggunakan SmartPhone. Bayangkan betapa tak perlu lagi kau yang sudah siap berlayar ke pulau kapuk dituntut berdiri untuk mematikan lampu yang terlalu silau itu. Bayangkan ketika bangun nanti, kau dapat mendengar alarm yang dapat dimainkan olehmu, dan jika masih sulit bangun dapat dimainkan oleh teman dikamar sebelah. 
    Yak begitulah sedikit mimpi kami dalam pengerjaan proyek kali ini. Membuat semua yang jauh-jauh jadi terasa dekat. Meskipun kau tetap jauh dik #weit
    Back to topic. untuk mewujudkan mimpi ini maka kami memulai eksplorasi koneksi dan metode pengeriman perintah ke arduino yang harganya terjangkau dan pengaturannya gampang. Maka pada siang terik di hari kamis itu kutemukan HC-05 di jayaPlaza. Harganya 175 ribu. cukup terjangkau. Percobaan pun dimulai. Terdapat beberapa alat yang diperlukan dalam percobaan kali ini. Peralatan tersebut antara lain :
    •  LED
    • Jumper Wire
    • Arduino Uno
    • HC-05
    • Resistor 1KOhm
    Setelah semuanya tersedia, maka kami membuat rangkaian seperti pada gambar dibawah ini. Silakan dibandingkan antara gambar skemanya dengan gambar hasilnya. 
    bandingkan dengan gambar yang satu ini 
    Berdasarkan kemiripan dari keduanya dapat dipastikan bahwa kemungkinan rangkaian ini dapat berjalan dengan baik adalah mendekati 90% (sisanya adalah masalah hardware, “dunia hardware itu banyak ketidakpastian yang harus diperhitungkan”-pak Soni)
    Nah langkah selanjutnya adalah mempersiapkan komunikasi antara android dengan arduino ini. Maka dilakukanlah langkah instalasi BlueLED yang dapat diintal dengan mudah.
    Setelah semua persiapan siap, terakhir dilakukanlah percobaan. Dokumentasi percobaan tersebut dapat dilihat pada url berikut ini : 
  • Let’s make something!

    Hadapi setiap tantangan! Buang perasaan bimbang dan ragu. Kesuksesan diraih ketika kita mampu melakukan sesuatu dengan kreatif, konstruktif, dan penuh keyakinan.
    Nah, setelah kemarin kebanyakan temen berhasil menampilkan output dengan berbagai cara dan berbagai media. Maka tantangan selanjutnya adalah bagaimana agar kita dapat melakukan proses/kontrol terhadapa input input yang diberikan.

    Ada banyak ide untuk melakukan tantangan ini, beberapa kandidat idenya dapat ditemukan dengan bertanya pada mesin pencari di internet. Seperti contoh yang wah wah pada gambar berikut :
    image
    Alat tersebut merupakan rangkaian yang diatur sedemikian rupa di Amerika, untuk lebih menghidupkan suasana helloween. Masukkannya berupa suara yang dipilih mode perubahan dengan input keypad dan dikeluarkan menjadi suara baru dengan efek lebih horor.
    Contoh ide lain adalah ide untuk memudahkan pengendalian UAV, control UAV memerlukan koordinasi antara baling-baling satu sama lain. maka perancang UAV sempat mencoba menggunakan arduino untuk mengatur konfigurasi input. Rangkaiannya adalah seperti berikut
    image
    (sumber : http://blog.oscarliang.net/arduino-multiwii-quadcopter-connection-test/ )
    Untuk ide di bidang permainan, ternyata ada yang pernah membuat game simpel dan masih favorit di jaman sekarang, yak pong!, game lempar-lemparan kotak digital itu, gamenya cukup menarik dan dimainkan dengan menggunakan input potensiometer.
    image
    game menarik lainnya adalah game hunt the wumpus, di game ini ceritanya sang pemain terjebak di sebuah lorong gua bersama monster, dan ada banyak ruangan di gua tersebut. pemain harus mencari ruangan disebelah ruangan si montster, kemudian ketika berada di ruangan itu tembak deh, dor!. menang.
    image
    Berdasarkan modal yang kami miliki ( scope, budget, time, resource), maka yang kami buat adalah …
    image
    Kalkulator!
    Step one.
    Siapkan semua alat.
    Sebuah layar LCD, sebuah keypad, sebuah board arduino, sebuah potensiometer, beberapa kabel jumper.
    Step 2, buat rangkaian, sesuaikan dengan cookbook penggunaan keypad dan penggunaan monitor.
    Step 3, buat kode, sesuaikan input dan port serta operasi matematika yang akan digunakan.
    Step 4, Gagal , Angka yang ditekan tidak sesuai dengan output.
    Step 5, Cek step 1, 2, 3.
    Step 6, jika gagal go to step 5, which go to step 1,2,3 jika berhasil, coba dan dokumentasikan. Share it!
    Hasilnya adalah sebagai berikut :
     Step1, 2
    Step 3, 4,5
    Step 6
    (sekali lihat video tanpa suara ya ;))
  • Tugas 4. Output baru!

    Salam,
    Setelah sebelumnya percobaan kita kurang greget karena dipercobaan satu dan dua selalu ada hardware baru yang menampilkan output(LED) tapi dipercobaan tiga output suman keluar dimonitor Laptop. Maka pada percobaan kali ini kita akan menggunakan sebuah output baru untuk tampilan. yaitu LCD module 16x2. Percobaan yang dilakukan mirip, kita mengekur suhu disekitar sensor. Nah, untuk itu diperlukan beberapa alat yaitu :
    • Arduino Uno R3 dan kabel konektor USB-nya
    • Sensor suhu LM35
    • LCD Module 16x2 
    • potensiometer 10 Kohm 
    • Kabel jumper secukupnya
    • breadboard
    Masalah!
    Sebagai pemula dalam hal rangkai merangkai, kelompok kami mengira bahwa setelah membeli display yang dimaksud(seharga 65 ribu) masalah selesai. Ternyata belum, kami memerlukan headpin yang kemudian harus disolder untuk memudahkan menghubungkan antara breadboard dengan display.
    thanks to Andy yang jaman SD udah pengalaman main solder-solderan
    Selesai dengan masalah ini, akhirnya kami mengarah pada penyelesaian percobaan kali ini.
    Kode yang digunakan dapat dilihat pada bagian berikut
    Kemudian rangkaiannya diatur agar mirip seperti contoh pada website arduino yaitu
    dan hasilnya sebelas dua belas lah yaa
    Penggunaannya bisa dilihat pada dua url video ini. (saran : sebaiknya suara di mute saat membuka video)
    Terima kasih
  • Tugas 3. Sensor Panas!. LM-35

    Salam,
    Kesempatan kali ini serupa dengan kesempatan-kesempatan sebelumnya. Kesempatan berbagi!
    Masih menggunakan board yang sama dengan percobaan-percobaan sebelumnya. Arduino!
    Pada percobaan kali ini, kami mencoba variasi perangkat input baru yaitu sensor panas. Sensor panas yang kami pilih adalah sensor LM-35 karena penggunaanya yang simpel dan mudah.
    Pengujian kali ini cukup sederhana, yaitu mengecek apakah sensor ini dapat bekerja dengan baik atau tidak.
    Langkah pertama adalah penyusunan, breadboard, arduino dan sensor disusun seperti pada gambar berikut ini
    Langkah selanjutnya adalah mempersiapkan kode yang akan digunakan untuk pengetesan. Pada pengetesan kali ini hasil masukan dari sensor LM-35 akan diubah menjadi data suhu celcius kemudian di konversi menjadi fahrenheit
    Kode program dapat dilihat pada gambar berikut ini
    //Semoga komen pada kode sudah cukup jelas ya.
    nah untuk hasilnya dapat dilihat setelah compile dan update. Berbeda dengan percobaan yang sebelumnya, pada percobaan kali ini hasil tidak terlihat pada board arduino akan tetapi ditampilkan pada layar.
    untuk menampilkan layar keluaran lakukan silakan tampilkan melalui baris tools kemudian pilih Serial Monitor.
    Akan tampil layar yang keluaran seperti gambar dibawah ini.
    Terima kasih.

  • Desain Rangkaian elektrik dengan Fritzing

    Dalam membuat berbagai desain elektrik terdapat berbagai tools. salah satu tools yang dapat diandalkan adalah fritzing.
    Software gratis ini sangat ringan, dengan desain elegan dan mudah digunakan. Penggunaannya mirip dengan gliffy yang diproduksi oleh google.
    untuk mendownload software ini silakan kunjungin
    fritzing.org
    nah, dalam tugas terakhir saya sempat mencoba software ini untuk mendesain rangkaian dengan arduino pada example lima. berikut ini adalah hasil desain tersebut
  • Tugas 2, LED fade in and Fade out.

    Salam,
    Pada kesempatan kali ini saya akan membagikan hasil kerja kelompok kami,
    masih dengan alat yang sama.
    Arduino Uno.
    Pada percobaan kali ini kami diminta untuk menguji code example 4 dan memodivikasi rangkaian example sehingga dapat bekerja dengan menggunakan toogle button.
    Caranya masih cukup mudah. Kode untuk example 4 sudah tersedia, dan dapat di copy dari buku Getting Started with Arduino 2nd.Edition.Sep.2011(.pdf) di halaman 57.
    Sedangkan untuk rangkaian juga dapat ditiru pada buku yang sama di halaman 56.
    Berikut merupakan rangkaian yang kami buat
    Cukup sederhana. dan untuk code yang digunakan dapat dilihat pada tampilan berikut :
    Hasil percobaan ini kami abadikan pada video berikut :
    ———————————————————————————————————————————————
    Berlanjut ke tugas selanjutnya, yaitu merekayasa agar rangkaian dapat menjalankan kode yang disediakan. Kode yang telah disediakan dapat dilihat pada buku Getting Started with Arduino 2nd.Edition.Sep.2011(.pdf) halaman 59-60
    Nah, yang menantang pada tugas kali ini adalah pada kegiatan selanjutnya. kami harus merancang bagaimana agar kode tersebut dapat berjalan di arduino. maka dari itu diperlukan pemahaman terhadap kode terlebih dahulu.
    Kode tersebut menginginkan sebuah lampu LED di port nomor 9 dan sebuah button di port nomor7.
    Untuk memasang port, kami sudah sedikit mahir dari pengalaman di tugas sebelumnya. Maka dari itu tugas ini seolah-olah menggabungkan rangkaian pada tugas 1 dan example 4.
    dan tersusunlah rangkaian sebagai berikut
     Untuk video percobaan ini dapat dilihat melalui url berikut.
    (maafkan ada suara yang tidak jelas diawal video)
    Terima kasih

Ilmu Komputer 95 - 06.43